Keuntungan Serta Risiko Berinvestasi Saham - Zonabisnis

Keuntungan Serta Risiko Berinvestasi Saham - Zonabisnis
Keuntungan Serta Risiko Berinvestasi Saham - Zonabisnis
Mengapa Anda melakukan investasi? Apakah Anda sudah paham keuntungan dan kerugian berinvestasi saham. Pada kesempatan kali ini Zona Bisnis akan membahas mengenai keuntungan dan kerugian berinvestasi pada artikel di bawah ini.
keuntungan dan kerugian investasi saham

Pahami Jenis-Jenis Keuntungan serta Kerugian Berinvestasi Saham


Harus Anda pahami dan sadari dahulu, bahwa semua jenis investasi pastilah mempunyai potensi keuntungan serta resiko sendiri-sendiri. Dan biasanya keuntungan ataupun kerugian dari suatu investasi sesuai dengan besar kecilnya hasil yang akan diperoleh. Dan inilah beberapa manfaat/keuntungan melakukan investasi.

Keuntungan Berinvestasi Saham

Secara umum investor mempunyai dua keuntungan yang akan diperoleh dengan membeli ataupun memiliki saham, yaitu capital gain dan pembagian dividen.

1. Keutungan Saham Capital Gain

Pengertian dari Capital gain sendiri adalah keuntungan/laba yang akan diperoleh dari selisih harga beli dan harga jual saham. Dimana harga jual lebih tinggi dari harga semula (harga beli). Capital gain terjadi dikarenakan adanya kegiatan pada perdagangan di bursa efek.

Sebagai contoh Anda sebagai seorang investor telah membeli saham di beberapa perusahaan CBADS dengan nomimal harga perlembar Rp 10.000. Selanjutnya pada waktu tertentu Anda menjual saham Anda seharga Rp 15.000 perlembar. Dengan demikian Anda mendapatkan keuntungan Rp 5000 perlembar. Nah itulah yang dimaksud dengan capital gain (untuk Rp 5000 perlembar)

2. Keutungan Saham Deviden

Keuntungan saham Dividen adalah sebagian keuntungan/laba perusahaan yang dibagikan kepada para pemegang saham. Keuntungan Dividen merupakan keutungan yang dihasilkan oleh perusahaan.

Untuk mendapatkan suatu Dividen dari perusahaan harus terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam RUPS. Sehingga calon jumlah penerima dividen harus diusulkan dalam RUPS.

Dividen sendiri mempunyai dua jenis, yaitu dividen tunai dan dividen saham.
  1. Dividen tunai adalah perusahan memberikan dividen kepada setiap pemegang saham/investor berbentuk uang tunai dengan jumlah nomimal tertentu pada tiap lembar saham yag dimiliki.
  2. Dividen saham adalah perusahaan memberikan dividen saham kepada para pemegang saham/investor. Sehingga saham para investor bertambah. Jika sebelum mendapatkan deviden saham Anda hanya mempunyai 100 lembar saham, maka setelah mendapatkan dividen saham, maka saham Anda bertambah bisa menjadi 110 lembar saham tergantung berapa jumlah pembagian dari perusahaan.
Akan tetapi ada beberapa perusahaan yang tidak memberikan dividen meski telah memperoleh keuntungan/laba. Bisa jadi karena perusahaan tersebut menggunakan laba untuk melakukan ekspansi atau keuntungan digunakan untuk mengembangkan usaha. Untuk perusahaan yang melakukan hal sepert ini, biasnaya perusahaan ini sedang dalam proses tumbuh dan sahamnya masuk kategori Growth Stock.

Syarat Mendapatkan Dividen

1. Jika Anda seorang investor maka Anda harus mempunyai saham pada perusahaan tersebut.
2. Dan saham Anda harus melewati batas waktu tertentu. Ini bisanya disebut dengan Cumdate Dividen.

Pengertian Cumdate Dividen

Pengertian Cumdate adalah tanggal pencatatan terakhir tentang siapa saja investor yang mempunyai hak memperoleh dividen.

Sebagai contoh jika seorang investor menjual sahamnya sehari setelah cumdate (pada hari exdate), maka investor tersebut berhak mendapatkan dividen dari perusahaan.

Akan tetapi jika seorang investor menjual sahamnya sebelum melewati tanggal cumdate dividen, maka investor tersebut tidak berhak mendapatkan dividen dari perusahaan.

Catatan Penting Tetang Dividen

Beberapa hal yng perlu Anda ingat dan pahami tentang bagaimana menerjemahkan pembagian dividen:
  1. Cumadate adalah tanggal pencataatn terakhir untuk investor yang ingin atau berhak mendapatkan dividen.
  2. Exdate yaitu sehari setelah tanggal cumdate, jadi jika ada orang yang membeli saham saat exdate maka tiak erhak mendapatkan dividen.
  3. Recording Date adalah tanggal dimana investor pemegang saham ketika cumdate dicatat untuk keperluan kemudian hari pembagian hasil dividen.
  4. Payment Date merupakan tanggal pembagian/pembayaran dividen.
Pada skema bbursa efek Indonesia, cumadate pada pasar reguler serta pasar negosiasi biasanya jatuh pada tanggal/hari yang sama.

Dan untuk pasar tunai bisanya jatuh pada 3 hari sesudahnya. Hal tersebut dikarenakan skema penyelesaian transakasi pada pasar reguler serta pasar negosiasi berbeda dengan di pasar tunai.

Risiko dan Kerugian Berinvestasi Saham

Seperti yang sudah dijelaskan pada awal-awal paragraf, bahwa berinvestasi itu mempunyai dua kemungkinan, untung dan rugi. Untuk keuntungan sudah Anda baca dan selanjutkan akan dijelaskan mengenai risiko dan kerugian berinvestasi saham.

1. Capital Loss

Kerugian Capital Loss adalah kerugian yang didapat oleh investor dikarenakan selisih harga jual dan pembelian saham. Dimana seorang investor menjual sahamnya dengan harga yang lebih mrah/kecil dari harga pembelian. Masih ingat tentang keuntungan Capital Gain kan?

Sebagai contoh misal Anda membebli saham seharga Rp 10.000. Kemudian Anda menjual saham seharga Rp7000. Disini berarti saham mengalami penurunan harga sebesar Rp3000. itu berarti investor mengalami yang namana capital loss sebessar Rp3000 perlembar saham yang dijualnya.

2. Investor Tidak Mendapatkan Dividen

Ada dua kemungkinan mengapa seorang investor tidak mendapatkan dividen. Selain karna jatuh tempo cumdate.

  1. Karena perusahaan tidak menghasilkan laba/keuntungan, sehingga perusahaan tersebut rugi.
  2. Karena dividen itu merupakan suatu keputusan yang diambil melalui RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham). Itu berarti ketika mayoritas pemegang saham tidak setuju untuk memberikan dividen maka Anda tidak akan mendapatkan dividen, meski perusahaan membukukan laba/keuntungan

3. Risiko Suspend

Apabila saham terkena suspend atau diberhentikan perdaganganya oleh otoritas bursa efek, maka pemodal/investor tidak bisa menjual sahamnya selama saham yang di suspend tadi dicabut dari status suspend.

Padahal jangka waktu suspend itu bervariasi, ada yang waktunya singkat 1 hari perdagangan. Namun ada juga yang waktu berlangsungya lama, bisa beberapa hari perdagangan.

Lalu apa sih yang menyebabkan saham di suspend/diberhentikan sementara?

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan saham Anda diberhentikan sementara waktu dalam perdagangan yakni:
  • Harga saham mengalami lonjakan atau penurunan harga yang besar dalam waktu yang cepat.
  • Perusahan tersebut dipailitkan oleh kreditornya/pialangnya.
  • Dikarenakan suatu kondisi tertentu, dimana otoritas bursa harus menghentikan sementara perdagangan saham tersebut dan meminta konfirmasi lainnya. Contohnya keitka salah satu perusahaan tidak bisa memberikan laporan keuangan sampai batas waktu yang telah ditenetukan.


Namun ketika perusahaan tersebut mampu memberikan informasi yang jelas, maka status suspend atas saham tesebut bisa dicabut oleh bursa serta saham bisa diperdagangkan kembali (dijual belikan).

4. Risiko Delisting Saham

Pencatatan bursa efek atau delisting adalah salah satu risiko yang kerap dihadapi oleh para investor. Dimana karena saham perusahaan massuk di delist pada bursa karena kinerja perusahaan yang jelek. Contohnya pada kurun waktu tertentu saham tidak diperjual belikan (perdagangkan), sehingga mengalami kerugian beberapa tahun serta kondisi lain dimana tidak sesuai dengan pencatatan di bursa.

Selain itu juga karena suatu perusahaan memilih keluar dari bursa dengan tujuan Go Private, sehingga masuk di delist. Perusahaan yang melakukan Go Private ini tidak merugikan para investor karena perusaha penerbit saham melakukan Buy back terhadap saham diterbitkannya.

5. Risiko Bangkrut serta Dilikuidasi

Risiko terbesar bagi para investor adalah ketika perusahaan dinyatakan bangkrut dan dibubarkan oleh pengadilan, mak sudah pasti mempengaruhi para pemegang saham alias para investor.

Kesimpulan Tentang Keuntunan dan Risiko Berinvestasi Saham
Untuk keuntungan/laba dari hasil investasi saham dapat lebih besar dari bunga deposito. Namun risiko juga sangat besar jika kita tidak berhati hati (asal-asalan).

Saran belilah saham di perusahaan yang mempunyai fundamental yang sehat serta transparan dalam pengelolaannya.

Nah itulah beberapa keuntungan dan kerugian melakukan investasi saham, yang bisa Anda pelajari dan pahami. Semoga bermanfaat dan silahkan share ke teman lainnya.
Advertisement